Jumat, 04 September 2015

YANG TIDAK BISA BERENANG, JANGAN TAKUT RAFTING


Bagaimana sih gambaran main rafting atau arung jeram? Duduk di perahu karet, diguncang-guncang arus sungai, berteriak kegirangan, adrenalin terpacu, lalu, ah, masih banyak lagi. Tapi, apakah aman bermain arung jeram? Aman dong. Selama kamu mematuhi aturan dan berada di bawah pengawasan ahlinya, tidak perlu khawatir tenggelam.

Berikut hal-hal yang musti diperhatikan:

  1. Kenakan jaket pelampung dan pasang tali penyelamat untuk menghindari kemungkinan jatuh tercebur ke sungai. Bahkan, di jeram paling tenang pun, masih bisa terjadi arus tersembunyi yang menghanyutkan. Dengan jaket pelampung dan tali penyelamat, kau akan lebih aman.
  2. Duduklah di bagian dalam perahu, atau di tempat lain sesuai petunjuk. Pastikan kamu ada  di bawah perlindungan pembimbing. Kalau memaksa ingin duduk di samping, ada kemungkinan belokan tajam atau arus deras membuat kau terlempar ke sungai. Kau mungkin akan terluka terbentur atau tergores batu.
  3. Yang terpenting adalah memilih lokasi yang tepat. Untuk bayi atau balita, yang paling cocok adalah jeram Kelas I atau Kelas II dan harus ada orang dewasa di perahu. Jika usiamu sudah lebih tinggi, silakan coba jeram Kelas III
Menurut ketetapan Whitewater Classification System, jeram Kelas I adalah air bergerak dengan gelombang kecil. Kelas II (cocok untuk pemula) adalah air bergerak lebih cepat dengan batuan, lubang, dan gelombang yang mudah dihindari. Kelas III (untuk yang sudah kenal) adalah air bergerak cepat dengan berbagai batuan, lubang, arus, dan gelombang. Kelas IV (untuk yang berpengalaman) adalah sungai dengan jeram kuat, gelombang besar, lubang besar, arus tak terduga, dan penghalang berbahaya. Kelas V (untuk ahli) adalah sungai dengan semua karakteristik Kelas IV namun dengan bahaya tambahan lebih lama. Kelas VI (hanya untuk tim ahli) adalah sungai yang nyaris tak bisa diarungi.

Di Indonesia, coba saja rafting di Sungai Wampu (Kelas II-III) di Sumatera Utara, Way Semangko (Kelas II-III) di selatan Taman Nasional Bukit Barisan di Lampung, Citarik (Kelas III) dan Sungai Cipeles (Kelas II-III ) di Jawa Barat, Sungai Elo (Kelas II-III) di Magelang dekat Borobudur, Sungai Brantas (Kelas II-III) di Jawa Timur, atau Sungai Ayung (Kelas II-III) di Bali.

Tidak ada komentar: