Bagaimana sih gambaran main rafting atau arung jeram? Duduk di perahu karet, diguncang-guncang arus sungai, berteriak kegirangan, adrenalin terpacu, lalu, ah, masih banyak lagi. Tapi, apakah aman bermain arung jeram? Aman dong. Selama kamu mematuhi aturan dan berada di bawah pengawasan ahlinya, tidak perlu khawatir tenggelam.
Berikut hal-hal yang musti diperhatikan:
- Kenakan jaket pelampung dan pasang tali penyelamat untuk menghindari kemungkinan jatuh tercebur ke sungai. Bahkan, di jeram paling tenang pun, masih bisa terjadi arus tersembunyi yang menghanyutkan. Dengan jaket pelampung dan tali penyelamat, kau akan lebih aman.
- Duduklah di bagian dalam perahu, atau di tempat lain sesuai petunjuk. Pastikan kamu ada di bawah perlindungan pembimbing. Kalau memaksa ingin duduk di samping, ada kemungkinan belokan tajam atau arus deras membuat kau terlempar ke sungai. Kau mungkin akan terluka terbentur atau tergores batu.
- Yang terpenting adalah memilih lokasi yang tepat. Untuk bayi atau balita, yang paling cocok adalah jeram Kelas I atau Kelas II dan harus ada orang dewasa di perahu. Jika usiamu sudah lebih tinggi, silakan coba jeram Kelas III
Di Indonesia, coba saja rafting di Sungai Wampu (Kelas II-III) di Sumatera Utara, Way Semangko (Kelas II-III) di selatan Taman Nasional Bukit Barisan di Lampung, Citarik (Kelas III) dan Sungai Cipeles (Kelas II-III ) di Jawa Barat, Sungai Elo (Kelas II-III) di Magelang dekat Borobudur, Sungai Brantas (Kelas II-III) di Jawa Timur, atau Sungai Ayung (Kelas II-III) di Bali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar